Welcome to the place where fantasy it's just not a fiction, welcome to the place where every creature come alive....

HEROES

THE OLYMPIANS

THE TITANS

++TITANS++



=TETHYS=

=THEMIS=


=RHEA=

=PHOEBE=

=OCEANUS=

=MNEMOSYNE=

=IAPETUS=

=HYPERION=

=CRONUS=

=CRIUS=

=ATLAS=

PRIMORDIAL DEITIES

CHAOS
Chaos atau Khaos berarti kekosongan dalam bahasa Yunani, bisa juga merujuk kepada kekacauan dan ketidakteraturan, yang pada jamannya dulu mungkin dianggap sebagai ketidakteraturan dunia.

Dalam Mitologi Yunani sendiri, Chaos adalah salah satu Dewa yang besar dan hebat, ia tidak memiliki orangtua ataupun keluarga lainnya, ia adalah dewa pertama dalam Mitologi Yunani. namun ia tidak sendirian pada akhirnya ia menciptakan pasangannya dan menikah dengan Nyx :dewi malam:
ia memiliki anak bernama Erebus yang kelak akan mengusirnya.
tidak begitu banyak hal dari Chaos yang bisa diceritakan, karena minimnya kehidupan itu sendiri dan belum adanya kehidupan di bumi.


NYX
Nyx atau Nox adalah dewi malam dalam Mitologi Yunani. namanya bisa berarti "malam". Dewi yang berdiri bersamaan atau diciptakan dari kehampaan Chaos.
seperti Chaos, Nyx pun tidak bisa begitu banyak diceritakan, namun keberadaannya lebih sering dianggap sebagai sosok kekuatan dan keindahan yang luar biasa, ia adalah ibu purba, ibu yang pertama dalam Mitologi Yunani.

dalam Theogoni Hesiod yang mungkin bisa menjadi rujukan lain, Nyx memiliki banyak anak, diantaranya adalah:
Aether yang berarti udara
Hemeres yang berarti siang hari
Momus yang bisa berarti menyalahkan
Ponos yang berarti kerja keras
Moros yang berarti Takdir
thanatos yang berarti kematian
Hypnos yang bisa berarti tidur
Charon para penambang
Oneiroi yang bisa berarti mimpi
Hesperides,Keres dan Fates yang berarti retribusi
Apate yang bisa berarti penipuan
Philotes yang berarti pershabatan
Geras yang bisa berat umur
dan Eris yang bisa berarti perselisihan.


EREBUS
Erebus adalah dewa kegelapan, namanya bisa berarti "kegelapan yang dalam atau bayangan", ia adalah anak dari Chaos dan Nyx.

Erebus mengusir ayahnya dan mengawini ibunya sendiri, dari hasil perkawinan dengan ibunya mereka menciptakan Ether dan Emera yang kemudia akan mengusirnya.
Erebus adalah cerminan yang nantinya akan terus berimbas kepada keturunan-keturunannya.


ETHER
Ether atau Aether adalah dewa udara, namanya juga bisa berarti "langit", "ruang" atau "surga". ia adalah anak dari Erebus dan Nyx.
ia menikahi saudarinya Emera dan menciptakan anak-anak yang perkasa seperti Gaia, Pontus, Uranus, Amor dan tartarus.


EMERA
Emera atau Hemera adalah dewi siang hari, namanya juga bisa berarti "hari" dimana dimulainya awal dari siang dan malam.
ia adalah istri dari Ether. suatu kali ia bertemu kembali dengan ibunya Nyx, dan diantara mereka tercipta jarak yang begitu menyakitkan.


GAIA
Gaia adalah Dewi Bumi, namanya juga bisa berarti "tanah" dan ia sering disebut sebut sebagai Ibu alam, dalam beberapa cerita lain, Gaia memiliki banyak anak dan lebih banyak daripada Nyx.
ia menikah dengan banyak dewa-dewa dan ada akhirnya menciptakan banyak kenidupan di bumi. Gaia adalah ibu alam yang patut dihormati oleh mahluk hidup sekarang ini, karena ia menciptakan begitu banyak kehidupan.


TARTARUS
Tartarus berarti Neraka/dunia bawah, namanya juga bisa diartikan sebagai "tempat yang terdalam" atau "lubang" atau "kegelapan abadi"
pada akhirnya ia lebih mirip sebuah tempat daripada sosok, karena ia lebih sering diartikan sebagai tempat dimana orang-orang mati berada.
pada cerita selanjutnya, ia juga berpasangan dengan Gaia dan melahirkan ibu dan bapak dari segala monster : pasangan Echidna dan Typhon


AMOR
Amor adalah Dewi Cinta/Asmara, ia dikatakan membawakan benih-benih kehidupan.
amor saat ini lebih sering dikaitkan dengan sesuatu yang berbau romantisme, banyak juga yang menyamakannya dengan Cupid.
ia adalah salah satu dari anak-anak Ether dan Emera.


PONTUS
Pontus adalah dewa laut, namanya berarti "laut" dalam bahasa Yunani kuno.
di beberapa cerita lain, Pontus adalah anak dari Gaia, ia keluar dengan sendirinya tanpa pasangan (ayah). namun dalam cerita disini, Pontus adalah salah satu dari anak-anak perkawinan antara Ether dan Emera.
dan pada cerita selanjutnya, Pontus juga berpasangan dengan Gaia dan memiliki keturunanya sendiri. yaitu Ceto, Eurybia, Phorcys, Nereus dan Thaumas


URANUS
Uranus atau Ouranus adalah dewa langit yang perkasa, namanya berarti "langit".
dari beberapa cerita ia adalah anak dari Gaia, anak dari Nyx dan sebagian besar mengatakan kalau ia adalah anak dari Emera, seperti dalam cerita disini.
namun ia jelas berpasangan dengan Gaia dan melahirkan dewa-dewi Yunani yang agung, perkasa, tampan dan juga memiliki kekurangannya masing-masing.

GREEK MYTH



Dahulu kala ketika usia bumi ini masih muda, berpijaklah satu bangsa yang bernama bangsa Yunani. Bangsa Yunani Kuno ini mempunyai kepercayaan bahwa bentuk dari bumi ini bukanlah bulat seperti bola seperti halnya yang kita percayai, melainkan mereka percaya bahwa bentuk dari bumi ini bundar datar seperti cakram dengan negeri mereka berada di tengah-tengahnya, dan sebagai pusat dari alam semesta ini adalah Gunung Suci Olympus. Menurut kepercayaan mereka daratan yang terbentuk membentang dari Barat ke Timur, daratan yang membentang ini terbagi dua bagian yang sama besar dan terbagi oleh daerah perairan, yaitu Laut Tengah dan kelanjutannya Laut Euxine (Laut Hitam), sementara Sungai Ocean (Samudra Atlantik) mengelilingi cakram bumi dari Selatan ke Utara.

Jauh di sebelah Utara terdapat suatu negeri yang disebut Hyperborea konon di negeri ini didiami dan dihuni oleh suatu ras yang hanya mengenal kebahagiaan. Di sana udara selalu nyaman serta berbagai buah-buahan selalu tersedia dan dipanen sepanjang tahun. Sedangkan jauh di sebelah selatan terdapat negeri yang disebut Ethiopia, di negeri ini penduduknya hampir sama dengan di Hyperbore yaitu hanya mengalami kebahagiaan namun di Ethiopia ini para penduduknya mengalami masa muda yang abadi dan tidak akan menjadi tua. Konon para Dewa-Dewi bahkan merasa terhormat apabila dapat tinggal bersama mereka. menurut kepercayaan bangsa Yunani Kuno, Matahari, Bulan, Bintang-Bintang, dan Fajar dipercaya terbit dari istana di sebelah Timur dan terbenam di Sungai Ocean di sebelah Barat di mana telah menunggu perahu yang akan membawa Matahari, Bulan, Bintang-Bintang, dan Fajar kembali ke istana emas di Timur.

Istana Dewa-Dewi berada di Gunung Olympus, di Thessaly. Gerbangnya selalu diselimuti awan oleh Dewi-Dewi musim. sebenarnya para Dewa-Dewi ini memiliki istananya masing masing namun meski para Dewa-Dewi tersebut tinggal di istana yang berbeda-beda namun mereka senantiasa berkumpul di balairung para Dewa, yaitu di kediaman raja Dewa Zeus. Menurut kepercayaan Yunani Kuno para Dewa-Dewi tersebut sama dan serupa dengan manusia dalam banyak hal kecuali bahwa mereka lebih berkuasa dan abadi berkat makanan yang mereka Makan yaitu Ambrosia, dan minuman yang mereka minum yaitu Nectar. (pasti pernah dengar kalau Madu adalah minuman para dewa, nah Madu kan adalah Nectar, dan memang benar madu banyak manfaatnya dan khasiat salah satunya bisa bikin awet muda)


Awal Mula Penciptaan

Konon menurut kepercayaan Yunani Kuno sebelum bumi dan semua ini tercipta yang ada hanyalah kekosongan dan kekelaman tanpa batas yang disebut Chaos, Chaos mempunyai seorang istri yang bernama Nyx yaitu sang Dewi malam. Dari perkawinan mereka inilah lahirlah Erebus yakni Dewa kegelapan, yang di kemudian hari mengusir Chaos dan mengawini ibunya sendiri. Dari perkawinan anak dan ibu ini Terlahirlah Aether atau Ether yaitu Dewa udara yang kebiruan, serta Hemera atau Emera (Dia) sang Dewi siang yang cemerlang berseri-seri. Namun seperti halnya Erebus mengusir Chaos, Ketika bertahta Ether dan Emera (Dia)-pun mengusir Erebus dan Nyx lalu mulai berkuasa dan memerintah.

Dari pasangan ini (Ether dan Emera) lahirlah anak-anak yang Elok, Tampan, Cantik, dan Perkasa, yaitu Gaia sang Dewi bumi yang penuh pesona, Uranus yaitu langit yang perkasa yang menyelimuti bumi dengan jubah birunya, Pontus sang lautan yang jubahnya membentang menutupi sebagian besar permukaan bumi, Amor yaitu Dewi cinta yang membawa benih-benih kehidupan, dan Tartarus yaitu dunia bawah/neraka yang terdalam sehingga cahayapun tidak bisa hidup. Dan ditempat inilah tinggal Chaos, Nyx, dan Erebus yang terasing dan terusir.

Ketika Ether dan Emera turun tahta, Uranus sang langit menggantikan mereka naik tahta bersama Gaia mendampinginya sebagai permaisuri. Dengan dibantu Amor yang membawa benih-benih kehidupan, Uranus dan Gaia melahirkan anak-anak mereka yaitu para Titan (pria) dan Titanid (wanita) yang perkasa antara lain; Cronos, Oceanus, Iapetus, Hyperion, Coeus, Crius, Rhea, Justitia, Tethys, Theia, Mnemosyne, Eurybia, Phoebe, dan para Cyclop, yaitu raksasa-raksasa bermata tunggal diantaranya Brontes (Guntur), Steropes (Petir), dan Arges (Kilat), serta raksasa-raksasa berlengan seratus yang disebut Centimani yaitu Cottus, Gyes, dan Obriareus. Gaia tidak hanya menikah dengan Uranus Ia juga menikah dengan Pontus dan dari perkawinannya dengan Pontus tersebut, Gaia melahirkan Nereus, Thaumas, Phorcys, dan Ceto.


Pemberontakan Para Titan

Suatu ketika Caelus sangat murka dengan tingkah laku para Titan putra-putranya yang dianggap tidak menghormatinya, maka dilemparkanlah putra-putranya tersebut ke dalam Tartarus (dunia bawah paling gelap dan terkutuk) sebagai hukuman terhadap mereka. Namun Terra sang ibunda melihat hal tersebut dan merasa iba atas nasib putra-putranya itu, maka kemudian pergilah Ia untuk membebaskan putra-putranya itu.

Setelah terbebas berkat kasih sayang sang ibunda maka para Titan ini kemudian menyusun siasat untuk menggulingkan Uranus. Titan yang paling berjasa dalam hal ini adalah Cronos, Ia adalah Titan yang paling perkasa diantara para Titan lainnya yang kemudian mendatangi Uranus dan membunuhnya disaat ia sedang lengah, dan jadilah Cronos sebagai penguasa di seluruh jagat, karena kini dialah yang berkuasa menggantikan Uranus. Namun Uranus sempat menjatuhkan kutukannya kepada Cronos bahwa kelak seorang putranya juga akan menjatuhkan Ia dari tahtanya.

Di dalam Tartarus, Nyx kemudian melahirkan makhluk-makhluk yang mengerikan untuk menghukum Cronos, yaitu Nemesis sang Kebencian, Kelaparan, Dusta, Fitnah, Kekejaman, Penderitaan, dan sebagainya.

Cronos bertahta menggantikan ayahnya. Dia mengawini saudarinya, salah seorang Titanid, yaitu Rhea. Dari perkawinan ini lahirlah lima orang anak, yaitu Hestia, Hera, Demeter, Poseidon, dan Hades. Namun teringat akan kutukan ayahnya, maka Cronos menelan semua anaknya begitu mereka dilahirkan untuk menghindari bencana bagi dirinya atas kutukan dari ayahnya.

Pada saat kehamilannya yang keenam Rhea yang berduka oleh ulah Cronos terhadap anak-anak mereka sendiri kemudian pergi ke lereng Gunung Dicte di Crete untuk melahirkan bayinya agar selamat dari incaran suaminya. Sekembalinya ke istana Cronos, Rhea berpura-pura mengerang sakit hendak melahirkan. Setelah persalinannya selesai dia menyerahkan bungkusan bayinya kepada Cronos, untuk ditelan. Tanpa memeriksa lagi Cronos, menelan bungkusan yang diberikan oleh istrinya tersebut yang ternyata berisi sebongkah batu.
Putra keenam Cronos, dan Rhea yang selamat dari kebuasan ayahnya diasuh oleh para peri di hutan lereng Gunung Dicte, terutama oleh Melia dan Adrastea. Mereka menamai bayi itu Zeus. Para makhluk menyayangi dewa kecil tersebut seolah mereka tahu bahwa kelak Zeus yang akan membebaskan mereka dari cengkeraman sang tiran Cronos. Seekor kambing betina yang bernama Amalthea, setiap hari memberikan air susunya kepada Zeus dengan kasih sayang seorang ibu, kelak setelah Zeus berkuasa Amalthea ditempatkan di angkasa di antara para bintang menjadi Rasi Bintang Capricorn.

Zeus tumbuh dewasa dan menjadi seorang pemuda yang perkasa dan cerdas. Sahabatnya adalah seekor Rajawali besar bernama Aquila yang kerap membawakannya Ambrosia dan Nectar serta menceritakan hal-hal yang terjadi di seputar jagat raya. Zeus menjadi tahu bahwa Cronos, telah memerintah dunia ini didasari tindak kejahatan dan bertekad untuk menyelamatkan dunia ini dari kekejaman Cronos.

Pertempuran Melawan Titan

Suatu ketika Zeus mendapat kabar dari Oceanus bahwa Cronos yang saat itu memerintah semesta dengan kekejaman dan tindak tirani ternyata adalah ayahnya. Dia juga diberitahu bahwa saudara-saudarinya telah ditelan oleh Cronos setelah mereka dilahirkan. Bertambah bulatlah tekadnya untuk menyelamatkan dunia ini dari cengkeraman Cronos. Oleh karena itu dia mengumpulkan sekutu-sekutunya yang juga menentang Cronos. Namun sebelum itu dengan bantuan Methys, seorang putri Oceanus, dia membuat ramuan yang kemudian dipersembahkannya kepada Cronos. Setelah meminum ramuan tersebut Cronos. memuntahkan kembali semua anaknya yang ditelannya, Zeus kemudian mengajak saudara-saudarinya tersebut bergabung melawan Cronos. Ketika merasa diancam bahaya Cronos segera menghubungi saudara-saudaranya para Titan untuk membantunya. Sementara itu Zeus telah berhasil mengumpulkan sekutu-sekutunya, yaitu saudara-saudarinya beserta Oceanus dan putri-putrinya, para Oceanid, serta Prometheus dan Epimetheus putra-putra Titan Iapetus. Mereka membangun markas di puncak Olympus kemudian mengelilingi altar bersumpah akan mengembalikan kedamaian dan ketentraman di semesta ini dengan menumbangkan kekuasaan Cronos. Zeus juga melepaskan para Cyclop dan Centimani dari Tartarus untuk membantunya melawan Cronos dan para Titan. Sebagai tanda terima kasihnya para Cyclop kemudian membuatkan senjata-senjata untuk Zeus dan saudara-saudaranya, yaitu Petir untuk Zeus, Trisula yang dapat mengguncang bumi dan lautan untuk Poseidon, dan Dwisula yang dapat membelah bumi dan Helm yang membuat pemakainya menjadi kasat mata untuk Hades.

Perang melawan para titan berkobar sepuluh tahun lamanya. Namun akhirnya keunggulan Zeus dengan sekutu-sekutunya terbukti. Para Titan yang kalah kembali dijebloskan ke dalam Tartarus, dirantai dengan rantai berlian dan dijaga oleh para Centimani. Atlas, saudara Prometheus dan Epimetheus yang membantu para Titan dihukum memanggul langit di pundaknya selamanya, sedangkan Cronos. melarikan diri. Zeus naik tahta menggantikan Cronos. Dia membagi-bagikan kekuasaan kepada saudara-saudarinya. Poseidon, menjadi penguasa lautan, Hades merajai Abyss/Tartarus (kerajaan orang mati), Hera menjadi ratu langit dan permaisuri Zeus. Namun Zeus yang paling berkuasa atas mereka semua. Kehendak dan kata-katanya menjadi hukum yang harus dipatuhi. Memang seluruh makhluk memandangnya sebagai Bapa Semesta Alam karena dialah yang menyelamatkannya dari cengkeraman Cronos. Dari istananya yang berselimut awan di Gunung Olympus Zeus memerintah dunia dibantu oleh dewa-dewi lainnya.

Zeus kerap dilukiskan sebagai pria tua berambut dan berjanggut keperakan memakai jubah putih. Di tangannya tergenggam senjatanya yang tak terkalahkan, yaitu petir, dan tongkat kerajaan di tangannya yang lain sementara bola dunia di bawah telapak kakinya. Di sampingnya Aquila yang perkasa mengepakkan sayapnya. Image Tuhan Allah dalam seni Kristen diilhami oleh figur Zeus.



(dari berbagai sumber)